Berdasarkan data sementara yang dihimpun, tercatat 5 unit rumah habis terbakar, 8 unit mengalami rusak berat, dan 3 unit mengalami rusak ringan.
Adapun rumah yang dilaporkan hangus terbakar yakni milik:
Gumanti
Paizal
Raswan Julai
Hermi/Nacik
Muliadi
Sementara rumah yang mengalami kerusakan berat di antaranya milik:
Edi/Lumpi
Mailan Elok
Heri/Dar
Mezi
Guntur
Jamal/Armi
Erwan Suni
Pazli
Sedangkan rumah yang mengalami kerusakan ringan yakni milik:
Nopri/Kis
Beda
Hata/Teti
Kepala Desa Talang Benteng, Edy Irawan, S.H.I, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang kembali menimpa warganya. Ia mengatakan pemerintah desa bersama masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan awal, pendataan korban, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna membantu kebutuhan warga terdampak.
“Musibah ini tentu menjadi duka bagi seluruh masyarakat Desa Talang Benteng. Saat ini fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga, melakukan pendataan secara menyeluruh, dan mengupayakan bantuan untuk korban terdampak,” ujar Kepala Desa.
Menurut informasi awal di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting atau konsleting listrik. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan dan verifikasi dari pihak berwenang.
Akibat kejadian tersebut, total kerugian ditaksir berada pada kisaran Rp1 miliar hingga Rp3 miliar. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.
Warga setempat bersama aparat dan unsur terkait tampak bergotong royong membantu proses evakuasi serta penyelamatan barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan layak guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.