Ketua Baru AK3L Kepri Bertekad Dongkrak Budaya K3 dan Buka Akses Sertifikasi
Minggu, 07-06-2026 - 21:39:45 WIB
gardametro.com, Kepri -- Kisah baru di dunia keselamatan kerja di Kepulauan Riau dimulai pada Minggu, 7 Juni 2026. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (AK3L) Provinsi Kepri untuk periode 2026-2031 resmi dilantik. Prosesi pengukuhan ini menjadi puncak dari rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) II yang digelar di Batam.
Yudi Syafrudin, sosok yang kini dipercaya sebagai Ketua DPD AK3L Kepri, langsung angkat bicara usai pelantikan. Ia punya tekad besar mengubah wajah penerapan K3 di Bumi Segantang Lada.
Kami tidak bisa sendiri. Kami akan berkolaborasi dengan pemda, Dinas Tenaga Kerja, Kominfo, hingga perguruan tinggi," tegas Yudi. Ia menjelaskan, AK3L hadir untuk menyebarkan budaya K3 hingga ke tingkat kabupaten dan kota se-Kepri.
Langkah nyata pertama? Yudi memastikan jajarannya segera membentuk pengurus cabang di setiap kabupaten dan kota. Tak berhenti di situ, organisasi ini berencana mendirikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) tingkat provinsi. Tujuannya jelas: memangkas jalur birokrasi dan mempermudah sertifikasi tenaga kerja bidang K3. "Ke depan, proses sertifikasi bisa langsung melalui kami. Kami juga punya program agar biayanya lebih terjangkau bagi masyarakat dan tenaga kerja," imbuh Yudi.
Sambutan positif datang dari Pemerintah Provinsi Kepri. Bukti Rantau, Pengawas Ahli Madya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, menyebut AK3L sebagai mitra strategis. Menurut Bukti, kondisi K3 di Kepri masih membutuhkan banyak perbaikan. Makin banyak pihak yang terlibat, makin besar peluang menekan angka kecelakaan kerja. "Selama ini masih perlu banyak perbaikan. Kehadiran AK3L jadi tambahan dukungan yang sangat membantu," ungkap Bukti.
Ia juga berharap AK3L menjadi solusi untuk tantangan biaya sertifikasi K3 yang kerap dinilai mahal. Dengan pola berbagi sumber daya, biaya bisa jadi lebih kompetitif. "Yang kami dorong bukan sekadar murah, tapi lebih kompetitif. Agar akses sertifikasi K3 semakin terbuka lebar," tegasnya.
Endang, Sekretaris Jenderal AK3L Indonesia, juga turut angkat bicara. Ia memastikan bahwa AK3L adalah organisasi profesi resmi yang berkoordinasi erat dengan Kementerian PU dan Kemnaker. "Kami terus mendorong konsep link and match antara dunia kerja, pemerintah, dan akademisi. Di berbagai daerah, AK3L hadir untuk memberi edukasi dan dukungan nyata," jelas Endang.
Ia menegaskan, pengurus pusat akan memberikan dukungan penuh kepada jajaran di Kepri. Mulai dari penyediaan sarana organisasi hingga penguatan sekretariat.
"Dengan kepengurusan baru di Kepri, kami berharap organisasi ini bisa optimal dan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas K3 di daerah," pungkas Endang.
Komentar Anda :